Pengumpan:
Tulisan
Komentar

Undangan Seminar Sehari


No. : 009/124/Dinas Pend/XIII/2011
Hal : Undangan Bedah SKL
Sifat : Sangat Penting

Kepada Yth.
Bapak/Ibu Guru MIPA SMP/ Tsanawiyah
di
Kota Cimahi

Assalamualaikum wr. Wb.

Sehubungan dengan Kegiatan Sekolah Dalam Menghadapi UN 2011, bersama ini MGMP MIPA Kota Cimahi bermaksud  menyelenggarakan :

1.       Membedah SKL , menyusun Kisi-kisi soal Predikasi UN, dan  melalukan telaah soal  untuk di analisis agar mengetahui sejauh mana prosentase ketercapaian , baik ketercapaian KD yang di ajarkan guru maupun ketercapaian ketuntasan siswa secara individual dalam memahami Soal Ujian Nasional tahun 2011.

2.       Menelaah cara cepat dan tepat menyusun solusi soal-soal UN dibimbing oleh pakar   fisika dan biologi. (Drs. H. Dadang Machmudin, M.Si. dari UPI Bandung dan Ir.Marthen Kanginan.MSc dari penerbit Airlangga)

Adapun acara tersebut Insya Allah akan dilaksanakan pada :

Hari                           :       Sabtu, Tanggal 26  Februari 2011
Waktu   dan tempat  :       11.00 s.d selesai / SMPN 2 Cimahi
Biaya                         :       Rp. 30.000,-

Demikian undangan ini kami sampaikan, semoga bapak/ibu dapat menghadirinya. Atas perhatian dan kerjasamanya bapak/ibu. Kami ucapkan terima kasih.

Catatan : – setiap sekolah dapat diwakili 1 guru fisika dan 1 guru biologi.

- membawa surat tugas dari sekolah.

 

Wassalamualaikum Wr.Wb.

MGMP IPA Cimahi

Soal UN IPA tuk latihan


Ujian Akhir Sekolah Tahun 2007
ILMU PENGETAHUAN ALAM
UAS-SMP-07-01
Bentuk paruh burung yang panjang dan tebal
menunjukan adanya adaptasi secara …
A. fisiologi
B. morfologi
C. tingkahlaku
D. biologi
UAS-SMP-07-02
Di bawah ini merupakan bahan yang diperlukan dalam
fotosintesis kecuali …
A. cahaya
B. air
C. oksigen
D. karbon dioksida
UAS-SMP-07-03
Perkembangbiakan tidak kawin pada tumbuhan disebut
perkembangbiakan secara …
A. generatif
B. seksual
C. melahirkan
D. vegetatif
UAS-SMP-07-04
Suatu penyakit yang akan timbul bila kekurangan
vitamin A (thiamin) adalah …
A. rabun senja
B. rakitis
C. beri-beri
D. dermatitis
UAS-SMP-07-05
Hewan yang memiliki dua alat kelamin sekaligus
seperti cacing dan bekicot dinamakan hewan …
A. isogami
B. hermaprodit
C. ovipar
D. vivipar
UAS-SMP-07-06
Berikut ini termasuk kelompok karnivora …
A. elang, ular, dan kucing
B. kelelawar, ulat, dan anjing
C. buaya, banteng, dan burung pipit
D. katak, cicak, dan keluwing
UAS-SMP-07-07
Perkawinan silang dengan hanya melibatkan satu sifat
beda disebut perkawinan secara …
A. trihibrid
B. monohibrid
C. hibrid
D. dihibrid
UAS-SMP-07-08
Di bawah ini termasuk alat-alat pernapasan pada tubuh
manusia, kecuali …
A. hidung
B. laring
C. hati
D. paru-paru
UAS-SMP-07-09
Hasil persilangan bunga pukul empat merah dengan
putih yang memiliki sifat intermediet, maka
perbandingan fenotip pada F2-nya …
A. 1 : 2 : 1
B. 9 : 3 : 3 : 1
C. 3 : 1
D. 9 : 1
UAS-SMP-07-10
Minuman yoghurt dibuat dari …
A. susu yang dipasteurisasi
B. glukosa yang difermentasi
C. susu yang diasamkan mikroorganisme
D. buah anggur yang difermentasi
UAS-SMP-07-11
Faktor-faktor yang menyebabkan jumlah kelahiran
berkurang adalah …
A. bencana
B. kejahatan
C. mempercepat usia kawin
D. keluarga berencana
UAS-SMP-07-12
Tanaman pengganggu yang tumbuh di sekitar atau di
sela-sela tanaman pangan disebut …
A. saprofit
B. hama
C. gulma
D. parasit
UAS-SMP-07-13
Seorang ahli yang pertama menerangkan tentang
genetika adalah …
A. Charles Darwin
B. JB. Lanmarck
C. Gregor Mendel
D. C. Linnaues
UAS-SMP-07-14
Perbandingan fenotip F2 dari persilangan monohibrid
adalah …
A. 1:1:1
B. 1:2:1
C. 1:1
D. 3:1

UAS-SMP-07-15
Perpindahan penduduk dari tempat yang padat
penduduknya ke tempat yang jarang penduduknya
disebut …
A. migrasi
B. imigrasi
C. transmigrasi
D. emigrasi
UAS-SMP-07-16
Kcgiatan pengukuran yang menggunakan satuan baku
adalah …
A. panjang meja dengan jengkal
B. volum benda dengan gelas
C. luas tanah dengan tombak
D. waktu dengan stopwatch
UAS-SMP-07-17
Gaya yang menyebabkan benda jatuh ke bawah yaitu …
A. gaya gravitasi bumi
B. gaya dorong bumi
C. gaya kimia
D. gaya otot
UAS-SMP-07-18
Gaya 500 N bekerja pada permukaan seluas 2,5 m2.
Tekanannya …
A. 20 Pa
B. 200 Pa
C. 2000 Pa
D. 2 Pa
UAS-SMP-07-19
Pada peristiwa pengereman terjadi perubahan energi …
A. listrik menjadi panas
B. kinetik menjadi panas
C. kinetik menjadi potensial
D. listrik menjadi kinetik
UAS-SMP-07-20
Sebuah balok kayu didorong dengan gaya 200 N
sehingga berpindah sejauh 2 m, usaha yang dilakukan
balok kayu tersebut …
A. 20 J
B. 100 J
C. 200 J
D. 400 J
UAS-SMP-07-21
Suhu tubuh orang yang sehat adalah …
A. 43°C
B. 40°C
C. 37°C
D. 35°C
UAS-SMP-07-22
Suatu sumber getar menghasilkan frekuensi 20 Hz.
Periode getaran tersebut adalah …
A. 20 s
B. 2 s
C. 0,5 s
D. 0,05 s
UAS-SMP-07-23

A. A – B – C – D
B. A – B – C
C. A – C – D
D. A – B – C – D – A
UAS-SMP-07-24
Bunvi tidak dapat merambat melalui …
A. benda padat
B. benda cair
C. gas
D. hampa udara
UAS-SMP-07-25
Dua muatan yang sejenis jika didekatkan akan …
A. bertolak belakang
B. menarik dan menolak
C. tolak menolak
D. tarik menarik
UAS-SMP-07-26
Empat buah muatan A, B, C, dan D. A dan B tolak
menolak. A dan C tarik menarik, sedangkan C dan D
tolak menolak. Jika B bermuatan listrik positif, maka …
A. D bermuatan negatif, C positif
B. C bermuatan negatif, D positif
C. D bermuatan negatif, A positif
D. A bermuatan positif, C positif
UAS-SMP-07-27
Dua muatan listrik masing-masing 6 C dan 2 C, jarak
antara kedua muatan adalah 3 m. Besar gaya tolak
menolaknya (k = 9 × 109 Nm2C-2:) …
A. 12 × 107 N
B. 12 × 108 N
C. 12 × 109 N
D. 16 × 109 N
UAS-SMP-07-28
Satuan kuat arus listrik dalam SI …
A. ampere
B. volt
C. coulomb
D. ohm
UAS-SMP-07-29
Kuat arus di dalam sepotong kawat penghambat ialah 4
A. Apabila kedua ujungnya diberi potensial 12 volt.
Berapa hambatan ?
A. 2 ohm
B. 3 ohm
C. 4 ohm
D. 5 ohm


UAS-SMP-07-32

Benda yang ditarik kuat oleh magnet yaitu …
A. paramagnetik
B. ferromagnetik
C. diamagnetik
D. elektromagnetik.
UAS-SMP-07-33
Kelompok benda berikut yang tergolong benda magnet
adalah …
A. besi, baja, tembaga
B. besi, baja, kaca
C. besi, nikel, kaca
D. besi, baja, kobal
UAS-SMP-07-34
Sebatang besi dapat dimagnetkan dengan cara berikut,
kecuali …
A. mendekatkan besi ke magnet
B. menggosok besi dengan magnet
C. memanaskan besi yang menempel pada magnet
D. mengalirkan arus listrik pada besi
UAS-SMP-07-35
Penyimpangan arah jarum kompas terhadap arah arus
listrik dapat ditenrukan dengan aturan tangan kanan.
Aturan ini ditentukan oleh …
A. Oersted
B. Faraday
C. Ampere
D. Lorentz
UAS-SMP-07-36
Insektisida adalah bahan kimia pembunuh …
A. Tikus
B. Serangga
C. Kuman
D. Bakteri
UAS-SMP-07-37
Bahan kimia yang sering ditambahkan pada sabun
mandi adalah …
A. pewarna
B. pewangi
C. antiseptik
D. semua benar
UAS-SMP-07-38
Bahan-bahan berikut tergolong pewarna alam, kecuali

A. kunyit
B. tartrazine
C. karamel
D. daun suji
UAS-SMP-07-39
Tanda atom unsur kalium, kalsium, belerang, emas
berturut-turut yaitu …
A. K, Ca, S, Au
B. K, Ca, Ag, S
C. K, Ca, Si, Ag
D. K, Ca, As, Ag
UAS-SMP-07-40
Nama senyawa dengan rumus kimia PO adalah …
A. posfor pentaoksida
B. diposfor pentaoksida
C. posfor oksida
D. posfor oksigen


“Kemdiknas pada 2010 telah mengintervensi dengan memberikan insentif kepada 100 kabupaten/kota yang nilai UN-nya rendah. “di beri dana Rp1 miliar sebagai stimulus,”Insentif tersebut diberikan bagi kabupaten/kota dengan persentase kelulusan siswa kurang dari 80 persen dan memiliki indeks kapasitas fiskal kurang dari satu (<1). Adapun intervensi program yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi guru dan remedial.”

Oleh Drs.Suaidin

Pengawas SMA/SMK Kab.Dompu

Setelah Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Kemendiknas RI  mendapat sorotan yang serius terhadap Pelaksanaan ujian Nasional sebelumnya , maka mulai tahun 2011 ini akan menerapkan kebijakan baru untuk mendukung formulasi penentuan  kelulusan Ujian Nasional ,salah satunya  meniadakan Ujian Nasional (UN) ulangan , selain itu  kelulusan siswa dari satuan pendidikan telah  diperhitungkan hasil UN, hasil ujian sekolah, dan penilaian guru di sekolah sesuai dengan amanat UU No.20 thn 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional, PP No.19 Th 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan operasionalnya dituangkan dalam Permendiknas No.20 thn 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan .Ketiga komponen tersebut dirangkum dalam nilai gabungan yang memperhitungkan hasil ujian nasional dan ujian sekolah dengan rasio bobot 60% dan 40% . Untuk standarnya, pemerintah menggunakan batas nilai bawah kelulusan yaitu 5,5.   Dengan formulasi yang baru tersebut, kita nerharap  tingkat kelulusan juga semakin tinggi dan meningkat dari tahun sebelumnya  karena siswa tidak dipotret sesaat melainkan di tiga tahun masa belajar .”Kita berpikir  optimislah  dengan formulasi nilai gabungan sekarang.


Dalam Formulasi baru Ujian Nasional  ini, selain Pemerintah menentukan kriteria kelulusan dari nilai gabungan UN dan Nilai Sekolah, juga menetapkan kriteria lulus Ujian Sekolah diberikan sepenuhnya kepada satuan pendidikan. Karena itu ujian sekolah akan dilaksanakan oleh satuaan pendidikan  itu sendiri sebelum Ujian Nasional. Yang lebih penting dan strategis yang perlu dipikirkan oleh sekolah, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas pendidikan Kabaupaten Kota,  dan Pusat adalah langkah tindak lanjut UN setelah Ujian Nasional nanti. Mengingat  arah UN sekarang adalah peningkatan mutu pendidikan  dituangkan dalam Permendiknas No. 45 dan 46 Tahun 2010.

Mudahan formulasi baru ini  akan menjadi standar dan tidak mengalami perubahan lagi di tahun-tahun mendatang. Kalau tiap tahun ganti sistem kapan perbaikan kualitas bisa dilakukan,

Apa Kegiatan Sekolah Dalam Menghadapi UN 2011 ?.

1.       Membedah SKL , menyusun Kisi-kisi soal Predikasi UN, melalukan telaah soal serta mengujicobakan kepada siswa minimal 2 kali dan hasilnya di analisis untuk mengetahui sejauh mana prosentase ketercapaian , baik ketercapaian KD yang di ajarkan guru maupun ketercapaian ketuntasan siswa secara individual dalam memahai Soal Ujian Nasoinal nanti.

2.       Membentuk Tim atau memanfaatkan TPK disekolah masing-masing  dan atau yang lebih bagus melakukan  “Seminar  UN dan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan” diikuti oleh seluruh Kepala SMP/MTs/SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta serta para Ketua dan sekretaris MGMP mapel UN SMP/MTs/SMA/SMK/MA yang diprakarsai oleh MKKS dan MKPS  bekerja saama dengan Dinas Pendidikan  kabupaten/kota untuk menelaah Permen 45, 46 dan Pos UN 2011 bila perlu melibatkan LPMP.

3.      Semua satuan pendidikan secara dini  melaksanakan program sukses Ujian Nasional dan Ujian sekolah, dari pengadaan jam tambahan dan pembahasan soal-soal UN dan US pada siswa kelas 9 dan 12, hingga istigosah atau doa bersama secara rutin. Tentunya semua pihak menginginkan angka kelulusan di setiap satuan pendidikan mencapai 100%, juga naiknya rata-rata nilai UN dan US.

4.      Semua sekolah yang yang mendapat  stimulus dari pemerintah thn 2010 + CD yang berisi beberapa paket soal seyogyanya dapat digunakan di sekolah secara makasimal untuk latihan pada pesrta didik. Dan kepada para pengurus MGMP paket soal tersebut dapat menjadi bahan guna pengembangan kompetensi profesional para guru yang dilakukan di forum atau pertemuan masing-masing MGMP berkolaborasi dengan pengawas sekolah .

5.      Bahwa kerja sama yang yang baik antara sekolah, masyarakt ,orang tua dapat terjalin dan ditumbuhkembangkan  terus menerus

Selain itu  tentang peningkatan peningkatan mutu pendidikan ini peranan Kepala Sekolah selaku manajer untuk demokratis dalam menerapkan semua kebijakan pemerintah ( Daerah dan Pusat) dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikaan, dan bersikap progresif dalam menerapkan program sekolah, dengan modal kecil tapi mampu mencapai manfaat yang sebesar-besarnya. Kreatifitas lokal para kepala sekolah dituntut dalam kerangka MBS(manajemen Berbasis Sekolah) dengan terus melibatkan peran serta orang tua siswa dan lingkungan sebagai mitra. Satuan pendidikan sebagai unit pelayanan publik juga dituntut senantiasa meningkatkan pelayanan yang bermutu dengan menerapkan asas keterbukaaan, dan pentingnya juga memhami bahwa ada 70% potensi peserta didik yang dapat dikembangkan di luar kapasitas akademik yang dikembangkan di sekolah sesuai jurusannya.

APA YANG DILAKUKAN SISWA ?

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya tentang adanya isu bocornya kunci jawaban dari ulah oknum yang tidak betanggung jawab maka di harapkan kepada semua siswa calon peserta ujian nacional (UN) thn 2011 agar  tidak terpengaruh dengan isu-isu tentang kunci jawaban soal UN yang beredar di tengah masyarakat. Siswa  harus lebih percaya diri dan tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming atau tawaran dari siapapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu siswa calon peserta UN harus mengutamakan kepercayaan diri yang kuat tidak perlu takut menhghadapinya, karena soal-soal UN adalah soal yang sesuai dengan KD yang sifatnya standar minimal yang sudah di ajarkan oleh guru nya di sekolah, yakinlah dan berpikir positflah, kalian pasti bisa !. sebagai motivasi ada Sembilan  tips bagi siswa menghadapi UN 2011 : (1) Belajar dengan tekun, (2).Mengulangi mata pelajaran.(3).Bertanya kepada teman sejawat, orang tua atau guru jika ada materi pelajaran yang belum dipahami. (4).Percaya diri. Percaya dengan kemampun diri sendiri. You can if you think you can.(5).Mencoba mengerjakan soal-soal ujian tahun yang lalu. (6).Berlatih menjawab soal-soal latihan yang ada di dalam buku pelajaran. (7). Berpikir positif dan  bersikap sportif.(8)Menjaga kesehatan dengan cukup istirahat, olah raga, dan makan secara teratur. (9).Berdo’a kepada Allah

Sedangkan kepada para guru dan orang tua murid supaya memberikan dorongan dan motivasi kepada murid-murid untuk mempersiapkan ujian dengan sebaik mungkin demi kesuksesan anak-anak kita, generasi penerus bangsa.

Terkait dengan aturan Pelaksanaan  ujian nasional  tahun 2011 Permendiknas Nomor 45/2011 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas Nomor 46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP dan SMA. Serta POS UN 2011 sbb :
1.  Jenjang (SMA/MA/SMK) akan digelar pada 18-21 April 2011.

2.  Adapun pelaksanaan UN  (SMP/MTs) akan digelar pada 25-28 April 2011.

3.  Untuk menentukan kelulusan yaitu

a.Nilai gabungan antara nilai UN dan Nilai Sekolah yang meliputi Ujian Nasional  dan Nilai Rapor.  “

b.Prestasi di sekolah (yaitu) Ujian Sekolah dan Raport digabung dengan UN

4. UN Susulan SMA/MA/SMK dilaksanakan pada 25-28 April 2011 dan

UN  Susulan SMP/MTs pada 3-6 Mei 2011,

5.Pengumuman     kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011

6.sedangkan pengumuman UN SMP/MTs oleh satuan pendidikan pada 4 Juni 2011.

7.”UN kompetensi keahlian kejuruan SMK dilaksanakan oleh sekolah paling lambat sebulan sebelum UN dimulai,”

8.Sebelum kelulusan diumumkan, sekolah mengirimkan hasil nilai sekolah untuk digabungkan dengan hasil nilai UN ke Kemdiknas.

9.Selanjutnya, setelah digabungkan dengan formula 60 persen UN ditambah dengan 40 persen nilai sekolah, nilai tersebut dikembalikan lagi ke sekolah. “Sekolah merekapitulasi dengan mata pelajaran lain. Kan ada tujuh mata pelajaran lain yang harus lulus. Yang menentukan kelulusan tetap satuan pendidikan,”

10.Dari peta nilai akan dilakukan analisa tiap sekolah. Bagi sekolah-sekolah yang nilainya rendah, akan dilakukan intervensi. Kemdiknas pada 2010 telah mengintervensi dengan memberikan insentif kepada 100 kabupaten/kota yang nilai UN-nya rendah. “di beri dana Rp1 miliar sebagai stimulus,”Insentif tersebut diberikan bagi kabupaten/kota dengan persentase kelulusan siswa kurang dari 80 persen dan memiliki indeks kapasitas fiskal kurang dari satu (<1). Adapun intervensi program yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi guru dan remedial.

Beberapa kiat  yang disampikan penulis di atas yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah khususnya dalam menyiapkan seluruh siswanya sejak awal dan bagaimana Kepala Sekolah mampu memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki sesuai dengan fungsi dan perannya masing-masing. Semoga tulisan sederhana  ini dapat menambah wawasan dan kesiapan semua satuan pendidikan di Kabupaten/ kota  khususnya  dalam menghadapi Ujian Nasional 2011

Ya tentunya  kita berharap sukses penyelenggaran dengan mnjunjung kejujuran dan juga sukses hasil dapat terus diperoleh setiap tahun sebagai dampak dari meningkatnya profesionalitas dan kinerja para guru, kepala sekolah dan pengawas. Tentunya hal ini harus ditunjukkan oleh para guru profesional sebagai jawaban tentang keraguan banyak fihak terhadap dampak sertifikasi guru.

Semoga membantu !


Setelah Pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Kemendiknas RI  mendapat sorotan yang serius terhadap Pelaksanaan ujian Nasional sebelumnya , maka mulai tahun 2011 ini akan menerapkan kebijakan baru untuk mendukung formulasi penentuan  kelulusan Ujian Nasional ,salah satunya  meniadakan Ujian Nasional (UN) ulangan , selain itu  kelulusan siswa dari satuan pendidikan telah  diperhitungkan hasil UN, hasil ujian sekolah, dan penilaian guru di sekolah sesuai dengan amanat UU No.20 thn 2003 tentang Sistim Pendidikan Nasional, PP No.19 Th 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan dan operasionalnya dituangkan dalam Permendiknas No.20 thn 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan .Ketiga komponen tersebut dirangkum dalam nilai gabungan yang memperhitungkan hasil ujian nasional dan ujian sekolah dengan rasio bobot 60% dan 40% . Untuk standarnya, pemerintah menggunakan batas nilai bawah kelulusan yaitu 5,5.   Dengan formulasi yang baru tersebut, kita nerharap  tingkat kelulusan juga semakin tinggi dan meningkat dari tahun sebelumnya  karena siswa tidak dipotret sesaat melainkan di tiga tahun masa belajar .”Kita berpikir  optimislah  dengan formulasi nilai gabungan sekarang. Dalam Formulasi baru Ujian Nasional  ini, selain Pemerintah menentukan kriteria kelulusan dari nilai gabungan UN dan Nilai Sekolah, juga menetapkan kriteria lulus Ujian Sekolah diberikan sepenuhnya kepada satuan pendidikan. Karena itu ujian sekolah akan dilaksanakan oleh satuaan pendidikan  itu sendiri sebelum Ujian Nasional. Yang lebih penting dan strategis yang perlu dipikirkan oleh sekolah, pemerintah daerah dalam hal ini Dinas pendidikan Kabaupaten Kota,  dan Pusat adalah langkah tindak lanjut UN setelah Ujian Nasional nanti. Mengingat  arah UN sekarang adalah peningkatan mutu pendidikan  dituangkan dalam Permendiknas No. 45 dan 46 Tahun 2010. Mudahan formulasi baru ini  akan menjadi standar dan tidak mengalami perubahan lagi di tahun-tahun mendatang. Kalau tiap tahun ganti sistem kapan perbaikan kualitas bisa dilakukan,

Apa Kegiatan Sekolah Dalam Menghadapi UN 2011 ?.

1.       Membedah SKL , menyusun Kisi-kisi soal Predikasi UN, melalukan telaah soal serta mengujicobakan kepada siswa minimal 2 kali dan hasilnya di analisis untuk mengetahui sejauh mana prosentase ketercapaian , baik ketercapaian KD yang di ajarkan guru maupun ketercapaian ketuntasan siswa secara individual dalam memahai Soal Ujian Nasoinal nanti.

2.       Membentuk Tim atau memanfaatkan TPK disekolah masing-masing  dan atau yang lebih bagus melakukan  “Seminar  UN dan Strategi Peningkatan Mutu Pendidikan” diikuti oleh seluruh Kepala SMP/MTs/SMA/SMK/MA baik negeri maupun swasta serta para Ketua dan sekretaris MGMP mapel UN SMP/MTs/SMA/SMK/MA yang diprakarsai oleh MKKS dan MKPS  bekerja saama dengan Dinas Pendidikan  kabupaten/kota untuk menelaah Permen 45, 46 dan Pos UN 2011 bila perlu melibatkan LPMP.

3.      Semua satuan pendidikan secara dini  melaksanakan program sukses Ujian Nasional dan Ujian sekolah, dari pengadaan jam tambahan dan pembahasan soal-soal UN dan US pada siswa kelas 9 dan 12, hingga istigosah atau doa bersama secara rutin. Tentunya semua pihak menginginkan angka kelulusan di setiap satuan pendidikan mencapai 100%, juga naiknya rata-rata nilai UN dan US.

4.      Semua sekolah yang yang mendapat  stimulus dari pemerintah thn 2010 + CD yang berisi beberapa paket soal seyogyanya dapat digunakan di sekolah secara makasimal untuk latihan pada pesrta didik. Dan kepada para pengurus MGMP paket soal tersebut dapat menjadi bahan guna pengembangan kompetensi profesional para guru yang dilakukan di forum atau pertemuan masing-masing MGMP berkolaborasi dengan pengawas sekolah .

5.      Bahwa kerja sama yang yang baik antara sekolah, masyarakt ,orang tua dapat terjalin dan ditumbuhkembangkan  terus menerus

Selain itu  tentang peningkatan peningkatan mutu pendidikan ini peranan Kepala Sekolah selaku manajer untuk demokratis dalam menerapkan semua kebijakan pemerintah ( Daerah dan Pusat) dengan melibatkan seluruh warga sekolah dan para pemangku kepentingan pendidikaan, dan bersikap progresif dalam menerapkan program sekolah, dengan modal kecil tapi mampu mencapai manfaat yang sebesar-besarnya. Kreatifitas lokal para kepala sekolah dituntut dalam kerangka MBS(manajemen Berbasis Sekolah) dengan terus melibatkan peran serta orang tua siswa dan lingkungan sebagai mitra. Satuan pendidikan sebagai unit pelayanan publik juga dituntut senantiasa meningkatkan pelayanan yang bermutu dengan menerapkan asas keterbukaaan, dan pentingnya juga memhami bahwa ada 70% potensi peserta didik yang dapat dikembangkan di luar kapasitas akademik yang dikembangkan di sekolah sesuai jurusannya.

APA YANG DILAKUKAN SISWA ?

Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya tentang adanya isu bocornya kunci jawaban dari ulah oknum yang tidak betanggung jawab maka di harapkan kepada semua siswa calon peserta ujian nacional (UN) thn 2011 agar  tidak terpengaruh dengan isu-isu tentang kunci jawaban soal UN yang beredar di tengah masyarakat. Siswa  harus lebih percaya diri dan tidak mudah terpengaruh oleh iming-iming atau tawaran dari siapapun yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Selain itu siswa calon peserta UN harus mengutamakan kepercayaan diri yang kuat tidak perlu takut menhghadapinya, karena soal-soal UN adalah soal yang sesuai dengan KD yang sifatnya standar minimal yang sudah di ajarkan oleh guru nya di sekolah, yakinlah dan berpikir positflah, kalian pasti bisa !. sebagai motivasi ada Sembilan  tips bagi siswa menghadapi UN 2011 : (1) Belajar dengan tekun, (2).Mengulangi mata pelajaran.(3).Bertanya kepada teman sejawat, orang tua atau guru jika ada materi pelajaran yang belum dipahami. (4).Percaya diri. Percaya dengan kemampun diri sendiri. You can if you think you can.(5).Mencoba mengerjakan soal-soal ujian tahun yang lalu. (6).Berlatih menjawab soal-soal latihan yang ada di dalam buku pelajaran. (7). Berpikir positif dan  bersikap sportif.(8)Menjaga kesehatan dengan cukup istirahat, olah raga, dan makan secara teratur. (9).Berdo’a kepada Allah

Sedangkan kepada para guru dan orang tua murid supaya memberikan dorongan dan motivasi kepada murid-murid untuk mempersiapkan ujian dengan sebaik mungkin demi kesuksesan anak-anak kita, generasi penerus bangsa.

Terkait dengan aturan Pelaksanaan  ujian nasional  tahun 2011 Permendiknas Nomor 45/2011 tentang Kriteria Kelulusan dan Permendiknas Nomor 46/2011 tentang Pelaksanaan Ujian Nasional (UN) SMP dan SMA. Serta POS UN 2011 sbb :
1.  Jenjang (SMA/MA/SMK) akan digelar pada 18-21 April 2011.

2.  Adapun pelaksanaan UN  (SMP/MTs) akan digelar pada 25-28 April 2011.

3.  Untuk menentukan kelulusan yaitu

a.Nilai gabungan antara nilai UN dan Nilai Sekolah yang meliputi Ujian Nasional  dan Nilai Rapor.  “

b.Prestasi di sekolah (yaitu) Ujian Sekolah dan Raport digabung dengan UN

4. UN Susulan SMA/MA/SMK dilaksanakan pada 25-28 April 2011 dan

UN  Susulan SMP/MTs pada 3-6 Mei 2011,

5.Pengumuman     kelulusan oleh satuan pendidikan paling lambat 16 Mei 2011

6.sedangkan pengumuman UN SMP/MTs oleh satuan pendidikan pada 4 Juni 2011.

7.”UN kompetensi keahlian kejuruan SMK dilaksanakan oleh sekolah paling lambat sebulan sebelum UN dimulai,”

8.Sebelum kelulusan diumumkan, sekolah mengirimkan hasil nilai sekolah untuk digabungkan dengan hasil nilai UN ke Kemdiknas.

9.Selanjutnya, setelah digabungkan dengan formula 60 persen UN ditambah dengan 40 persen nilai sekolah, nilai tersebut dikembalikan lagi ke sekolah. “Sekolah merekapitulasi dengan mata pelajaran lain. Kan ada tujuh mata pelajaran lain yang harus lulus. Yang menentukan kelulusan tetap satuan pendidikan,”

10.Dari peta nilai akan dilakukan analisa tiap sekolah. Bagi sekolah-sekolah yang nilainya rendah, akan dilakukan intervensi. Kemdiknas pada 2010 telah mengintervensi dengan memberikan insentif kepada 100 kabupaten/kota yang nilai UN-nya rendah. “di beri dana Rp1 miliar sebagai stimulus,”Insentif tersebut diberikan bagi kabupaten/kota dengan persentase kelulusan siswa kurang dari 80 persen dan memiliki indeks kapasitas fiskal kurang dari satu (<1). Adapun intervensi program yang dilakukan meliputi peningkatan kompetensi guru dan remedial.

Beberapa kiat  yang disampikan penulis di atas yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah khususnya dalam menyiapkan seluruh siswanya sejak awal dan bagaimana Kepala Sekolah mampu memaksimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki sesuai dengan fungsi dan perannya masing-masing. Semoga tulisan sederhana  ini dapat menambah wawasan dan kesiapan semua satuan pendidikan di Kabupaten/ kota  khususnya di kabupaten Dompu dalam menghadapi Ujian Nasional 2011 dengan hasil yang dapat dibanggakan sebagai bukti adanya peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Dompu yang terpuruk diurutan 8 dari 9 kabupaten di NTB,

Ya tentunya  kita berharap sukses penyelenggaran dengan mnjunjung kejujuran dan juga sukses hasil dapat terus diperoleh setiap tahun sebagai dampak dari meningkatnya profesionalitas dan kinerja para guru, kepala sekolah dan pengawas. Tentunya hal ini harus ditunjukkan oleh para guru profesional sebagai jawaban tentang keraguan banyak fihak terhadap dampak sertifikasi guru.

Berbicara Ujian Nasional merupakan kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran secara nasional. Meski keberadaannya masih sering diwarnai pro-kontra, pada tahun pelajaran 2010/2011 ini, pemerintah melalui Badan Standar Nasional Pendidikan tetap akan menyelenggarakan Ujian Nasional.

Pada tanggal 31 Desember 2010 yang lalu, Kementerian Pendidikan Nasional telah mengeluarkan peraturan tentang Kriteria Kelulusan Peserta Didik Tahun Pelajaran 2010/2011, yang dituangkan dalam Permendiknas No. 45 Tahun 2010.

Menurut Peraturan ini, terdapat empat kriteria kelulusan peserta didik yaitu:

  1. menyelesaikan seluruh program pembelajaran; dalam arti memiliki rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester 6 (enam).
  2. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran yang terdiri atas: (a) kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia; (b) kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian; (c) kelompok mata pelajaran estetika, dan (d) kelompok mata pelajaran jasmani, olah raga, dan kesehatan;
  3. lulus Ujian Sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi; dan
  4. lulus Ujian Nasional.

Selanjutnya bahwa peserta didik dinyatakan lulus Ujian Nasional apabila nilai rata-rata dari semua Nilai Akhir mencapai paling rendah 5,5 (lima koma lima) dan nilai setiap mata pelajaran paling rendah 4,0 (empat koma nol).

Nilai Akhir diperoleh dari nilai gabungan antara Nilai Sekolah ( Nilai Rapor ) dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan Nilai Ujian Nasional, dengan pembobotan 40% untuk Nilai Sekolah( Rapar ) dari mata pelajaran yang diujinasionalkan dan 60% untuk Nilai Ujian Nasional.

Khusus untuk SMP, Nilai Sekolah diperoleh dari gabungan antara nilai Ujian Sekolah dan nilai rata-rata rapor semester 1, 2, 3, 4, dan semester 5 dengan pembobotan 60% (enam puluh persen) untuk nilai Ujian Sekolah dan 40% (empat puluh persen) untuk nilai rata-rata rapor.

Ujian Sekolah adalah kegiatan pengukuran dan penilaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh sekolah untuk semua mata pelajaran pada kelompok ilmu pengetahuan dan teknologi .

IPTEK SMA meliputi Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi, Sosiologi, Bhs Indonesia, bhs Inggris, bhs Asing lain, Teknologi Informasi dan Komunikasi

IPTEK SMP meliputi matematika, IPA,IPS,Bhs Indonesia,Bhs Inggris, dan TIK

Proses terjadinya nilai sekolah dan nilai akhir untuk menyatakan kelulusan peserta didik dapat dilihat dalam gambar berikut ini.

1. NILAI SEKOLAH = NILAI UJIAN SEKOLAH (60%) + NILAI RAPOR (40%)

a.       SMP SEMESTER 1 sd 5 dan SMA SEMERTER 3 SD 5

b.      NILAI UJIAN SEKOLAH  = semua mata pelajaran pada kelompok IPTEK

c.       IPTEK SMA (Matematika,  Fisika, Kimia, Biologi, Ekonomi, Sejarah, Geografi, Sosiologi, Bhs Indonesia, bhs Inggris, bhs Asing lain, Teknologi Informasi dan Komunikasi)

d.      IPTEK SMP (Matematika, IPA, IPS, Bhs Indonesia, bhs Inggris, Teknologi Informasi dan Komunikasi)

e.       NILAI RAPOR = Seluruh mapa pelajaran

2. NILAI AKHIR =NILAI UJIAN NASIONAL(60) + NILAI SEKOLAH (40%)

a. NILAI UJIAN NASIONAL

SMP = Bhs Indonesia, Bhs, Inggris,matematika, IPA

SMA = Bhs Indonesia, Bhs, Inggris,matematika, Fisika, Kimia, Biologi

b. NILAI SEKOLAH =Nilai sekolah dari setiap mata pelajaran yang di ujinasionalkan

c. NILAI AKHIR = Mencapai paling rendah 5,5 dan Nilai tiap mata pelajaran paling rendah 4,0

Berdasarkan gambar di atas tampak bahwa untuk meluluskan peserta didik tidak ditentukan satu-satunya melalui hasil Ujian Nasional tetapi ditentukan pula melalui proses pendidikan sejak seorang peserta didik memasuki sekolah yang bersangkutan.

Besaran standar Nilai Akhir 5,5, menurut saya tampaknya untuk saat ini sudah dianggap wajar, bahkan jika memungkinkan ke depannya bisa ditingkatkan lagi. Beberapa tahun yang lalu kita pernah menggunakan standar di bawah 5,5 bahkan hingga 3,25, bagi saya ini merupakan sebuah angka yang sungguh menyedihkan karena didalamnya terkandung makna kualitas pendidikan sekaligus kualitas anak bangsa kita.

Semoga bedah Permen 45,46 dan POS UN tahun pelajaran 2010/2011 ini dapat meberikan pencerahan bagi sekolah yang masih mengalami pro dan konta tentang pelasksanaan Ujian Nasional 2010/2011

http://suaidinmath.wordpress.com/2011/02/01/membedah-kriteria-ujian-nasional-tahun-pelajaran-2010-2011/

KISI KISI UN IPA



SKL IPA SMP


Ujian Nasional sebentar lagi, silahkan pelajari SKL yang akan keluar di UN tsb….

ILMU PENGETAHUAN ALAM SMP/MTs
NO. STANDAR KOMPETENSI LULUSAN INDIKATOR
1. Melakukan pengukuran dasar secara teliti dengan menggunakan alat ukur yang sesuai dan sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Membaca alat ukur yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari.
2. Menerapkan konsep zat dan kalor serta kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Menentukan besaran yang terkait dengan massa jenis.
Menjelaskan pengaruh suhu pada pemuaian dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan salah satu besaran yang terkait dengan kalor dan pengaruhnya pada zat.
3. Menerapkan dasar-dasar mekanika (gerak, gaya, usaha, dan energi) serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Mengidentifikasi jenis gerak lurus dalam peristiwa kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran yang terkait dengan tekanan pada suatu zat.
Menyebutkan perubahan energi pada suatu alat dalam kehidupan sehari-hari.
Menentukan besaran fisika pada usaha atau energi.
Mengidentifikasi jenis-jenis pesawat sederhana serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.
4. Memahami konsep-konsep dan penerapan, getaran, gelombang, bunyi, dan optik dalam produk teknologi sehari-hari. Menentukan salah satu besaran fisika pada getaran atau gelombang.
Menjelaskan ciri atau sifat-sifat bunyi serta pemanfaatannya.
Menentukan berbagai besaran fisika jika benda diletakkan di depan lensa atau cermin.
Menentukan besaran-besaran pada alat optik dan penggunaannya dalam kehidupan sehari-hari.
5. Memahami konsep kelistrikan dan kemagnetan serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan fenomena listrik statis.
Menentukan besaran fisika pada berbagai bentuk rangkaian listrik.
Menentukan besarnya energi dan daya listrik dalam kehidupan sehari-hari.
Menjelaskan cara pembuatan magnet dan atau menentukan kutub-kutub yang dihasilkan.
Menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi GGL induksi.
6. Memahami sistem tata surya dan proses yang terjadi di dalamnya. Menjelaskan karakteristik benda-benda langit dalam tata surya.
Menjelaskan fenomena yang terjadi akibat perubahan suhu di permukaan bumi, peredaran bumi, atau peredaran bulan.
7. Menjelaskan ciri-ciri dan keanekaragaman makhluk hidup. Mendeskripsikan ciri-ciri makhluk hidup.
Menentukan dasar pengelompokan makhluk hidup.
8. Menjelaskan komponen ekosistem, interaksi antara makhluk hidup dalam lingkungan serta pentingnya menjaga kualitas dan pelestarian makhluk hidup dalam kehidupan. Menjelaskan interaksi antar makhluk hidup dalam ekosistem.
Menjelaskan cara atau tindakan untuk mengatasi pencemaran dan kerusakan lingkungan.
Mengidentifikasi usaha manusia dalam melestarikan makhluk hidup.
Menjelaskan hubungan antara kepadatan populasi manusia dengan lingkungan.
9. Menjelaskan hubungan antara struktur dan fungsi jaringan/organ-organ pada manusia dan tumbuhan. Menjelaskan bagian dan fungsi alat gerak pada sistem gerak manusia.
Menjelaskan proses pencernaan makanan dan enzim-enzim yang berperan pada proses tersebut.
Menjelaskan sistem peredaran darah pada manusia.
Menjelaskan proses pada sistem ekskresi (ginjal).
Menjelaskan sistem saraf pada manusia.
Menjelaskan struktur dan fungsi jaringan/organ pada tumbuhan.
Menjelaskan respon tumbuhan terhadap pengaruh lingkungan luar.
Menjelaskan proses fotosintesis berdasarkan percobaan tentang proses tersebut.
10. Mengaplikasikan konsep pertumbuhan dan perkembangan, kelangsungan hidup dan pewarisan sifat pada organisme serta kaitannya dengan lingkungan, teknologi dan masyarakat. Menjelaskan konsep perilaku makhluk hidup untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya.
Menginterpretasikan hasil persilangan berdasarkan hukum Mendel.
Menjelaskan teknologi reproduksi yang tepat untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas organisme disertai dengan contohnya.
Menjelaskan pemanfaatan bioteknologi untuk kehidupan.
11. Menjelaskan bahan kimia (alami dan buatan) yang terdapat dalam bahan makanan, zat aditif, dan psikotropika, serta pengaruhnya terhadap kesehatan. Mendeskripsikan bahan kimia (alami dan buatan) pada makanan serta pengaruhnya terhadap kesehatan.
Mendeskripsikan pengaruh zat adiktif/psi


Memasuki awal tahun ajaran 2010-2011, agenda sekolah biasanya menyusun kurikulum KTSP,yang seharusnya adalah kurikulum khas sekolah tersebut, bukan kurikulum copy paste dari sekolah lain. Namun biasanya tidak semua guru dilibatkan, boro-boro orangtua atau komite…Biasanya sekolah ingin secara instant, kurikulum tsb langsung ada, jleg! langsung dibuat oleh PKS Kurikulum. Pada hal banyak para PKS tsb juga tidak memahami akan konten yang harus ditulisnya. Bahkan untuk lebih save lagi, pihak dinas menyusun program – team pengembang kurikulum, entah untuk menyamakan kurikulum di tingkat propinsi atau untuk mensosialisasikannya kepada guru, yang pasti kurikulum setiap sekolah jelas akan berbeda-beda, bahkan untuk sekolah2 rintisan BI,mereka harus menyusun kurikulumnya sendiri sesuai dengan sertifikat penjamin yang mereka incar.

Harapan dari Dinas Pendidikan baik itu di level Propinsi maupun Kota Madya dan Kota Kabupaten , produk kurikulum sekolah yang diberi label Kurikulum Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) merupakan sebuah kurikulum yang benar-benar dibuat oleh sekolah yang melibatkan unsur kepala sekolah, wakil kepala sekolah, guru, konselor, komite sekolah dan nara sumber, sehingga dengan sinerginya unsur-unsur tersebut akan menemukan kemudahan dalam proses pembuatan kurikulum.

Dalam penyusunan komponen kurikulum perlu dibentuk sebuah team, dimana tim ini mengkoordinasikan dan mengakomodasikan berbagai kebutuhan dan permasalahan yang ada dalam proses penyusunan. Adapun team yang bisa dikelompokkan menjadi rumpun mata pelajaran IPA, dan IPS serta team kurikulum inti dimana masing-masing bekerja sesuai dengan draf yang kita buatkan dalam konsep blue print sebagai pijakan untuk bekerja tim dalam merumuskan KTSP.

Contoh :
Sistematika KTSP SMPN X

Halaman/ Penetapan/ Pengesahan
Kata Pengantar
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN

  1. Latar Belakang
  2. Landasan
  3. Visi dan Misi SMPN X
  4. Tujuan dan Motto SMPN X
  5. Standar Kompetensi Lulusan (SKL)

BAB II ANALISIS KEADAAN DAN POTENSI SEKOLAH

  1. Lingkungan Sekolah SMPN X
  2. Keadaan Sekolah SMPN X
  3. Personil Sekolah SMPN X
    1. Pendidik
    2. Kepala Sekolah
    3. Karyawan
  4. Peserta Didik SMPN X
  5. Profil Orang Tua Peserta Didik SMPN X
  6. Kerja Sama SMPN X
  7. Prestasi Sekolah SMPN X

BAB III STRUKTUR DAN MUATAN KURIKULUM

  1. Kelompok Mata Pelajaran
  2. Struktur Kurikulum SMP
    1. Mata Pelajaran
    2. Muatan Lokal
    3. Kegiatan Pengembangan Diri
    4. Beban Belajar
    5. Ketuntasan Belajar
    6. Pedoman Penilian
    7. Kenaikan Kelas, Penjurusan, Kelulusan dan Mutasi
    8. Pendidikan Kecakapan Hidup
    9. Keunggulan Lokal dan Global

BAB IV KALENDER PENDIDIKAN

  1. Awal Tahun Ajaran
  2. Waktu Belajar
  3. Kegiatan Jambore ekskul
  4. Kegiatan Akhir Tengah Semester
  5. Libur Sekolah
  6. Jadwal Kegiatan

BAB V PEDOMAN UMUM PENGEMBANGAN SILABUS DAN RPP

  1. Silabus
    1. Pengertian
    2. Prinsip-prinsip Pengembangan
    3. Pengembangan Silabus
    4. langkah-langkah Pengembangan
  2. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
  3. Pedoman Penetapan Kriteria Ketuntasan Minimal

DAFTAR LAMPIRAN

  • CONTOH KALENDER PENDIDIKAN
  • SILABUS
  • MODEL RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN ( RPP)
  • PROGRAM PENGEMBANGAN DIRI BIMBINGAN KONSELING
  • KRITERIA KETUNTASAN MINIMAL (KKM)
  • JADWAL KEGIATAN SEKOLAH TAHUN 2010/1011
  • MODEL LHB/RAPOR
  • SURAT KEPUTUSAN TIM


Selamat mencoba menyusun KTSP yang baru…..

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.